Dari Saya · Harian · Tulisan

Menjadi Asing

Kepada: seorang sahabat Halo, Sobat. Membersamaimu di sisa hari ini (dan kemarin, kemarinnya lagi, minggu lalu, dan entah berapa banyak lagi sepanjang belasan purnama yang sudah lewat) membuat aku berpikir, apakah hari ini akan terpatri menjadi kenang, atau berlalu diiring lupa? Jauh sebelum hari ini, kita pernah saling kenal, Sob. Aku sendiri lupa. Ada seseorang… Continue reading Menjadi Asing

Dari Saya · Harian · Tulisan

Perpisahan, Pelepasan

Gua kaga sedih, Prit. Itu kata-kata seorang teman ketika beberapa minggu lalu, sebut saja, perpisahan. Menanggapinya, aku tertawa, menggeleng. “Gua juga nggak,” aku nyengir. Kemudian melambai dadah-dadah ceria sebelum akhirnya berlalu. Aku pergi, dengan bahagia. Perpisahan membuatku bahagia. Teman ini, dan teman-teman lainnya, adalah rekan-rekan yang menyenangkan. Aku sungguh-sungguh bersyukur pernah mengenal dan berada di… Continue reading Perpisahan, Pelepasan

Dari Saya · Harian · Tulisan

Angin Itu Berwarna

Angin itu berwarna, katamu hari itu. Kamu memberitahuku bahwa aku hanya perlu memicingkan mata lebih tajam lagi. Hari itu, kubilang padamu: aku tidak percaya dengan kata-kata siapapun, termasuk kamu. Tidak percaya dengan kata-kata siapapun, kecuali diriku sendiri. Bahkan, aku seringkali tidak percaya dengan apa yang keluar dari mulutku. Mulut, meski milikku sendiri, kadang masih tidak… Continue reading Angin Itu Berwarna

Dari Saya · Harian

Kuliah Arkeologi: Tahun Kedua

Karena ternyata aku menikmati tersesat di Arkeologi, maka kusambut tahun kedua dengan antusiasme yang lebih besar dari tahun pertama. Dan antusiasme ini membuat aku berekspektasi terlalu tinggi terhadap diri sendiri (salah satu contoh ekspektasi yang agak mustahil: mengerjakan tugas segera setelah dikasih). Yah, meski banyak ekspektasi yang nggak terealisasi dan banyak target yang masih jauh… Continue reading Kuliah Arkeologi: Tahun Kedua

Dari Saya · Harian · Tulisan

Kuliah Arkeologi: Tahun Pertama

Kuliah di program studi yang tidak umum dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya, adalah hal yang sangat menarik. Ini tersesat yang menyenangkan, begitu aku mendeskripsikan apa yang kurasakan sebagai mahasiswa Arkeologi. Ini memang bukan program studi yang kuinginkan mulanya, sehingga di semester pertama, aku sibuk merencanakan ujian masuk program studi impianku tahun berikutnya. Karena tidak tau… Continue reading Kuliah Arkeologi: Tahun Pertama

Dari Saya · Harian · Tulisan

Tumbuh Bersamanya

Seorang perempuan kurus berkata pada pemuda jangkung di depannya. “Kau sempurna,” perempuan itu berkata. Sang pemuda menggeleng. “Tidak ada manusia yang sempurna, dan itu adalah hal klise yang sudah diketahui seluruh dunia.” Si gadis mengernyit. “Lalu, kenapa tidak ada yang bisa kukeluhkan darimu?” “Mungkin, kau belum cukup mengenalku.” “Aku sudah mengenalmu sejak lebih dari sedekade… Continue reading Tumbuh Bersamanya

Dari Saya · Harian · Tulisan

⁠⁠⁠Yang Kau Butuh, Waktu Kami

Hari ini, aku bangun tidur dan mendapatimu di sampingku, sedang asyik menggambar. Kutepuk bahumu. Kau menoleh, lalu aku nyengir, mengulurkan tangan. Akhir Februari, tiga tahun yang lalu Petang itu aku baru tiba di rumah setelah kembali dari sekolah, yang hari itu lebih sibuk, memusingkan, dan lapar dibanding biasanya. Apalagi banyak PR untuk pekan ini yang… Continue reading ⁠⁠⁠Yang Kau Butuh, Waktu Kami

Dari Saya · Harian · Tulisan

Berperan Layaknya Angin

  Itu Lisna. Dila mengenali gigi taring patahnya saat gadis itu nyengir. Dila memikirkan cara bagaimana dia bisa mengagetkan Lisna dengan kehadirannya. Ya Tuhan, sungguh kebetulan yang begitu tak terduga, bisa bersirobok dengan Lisna di sebuah galeri seni di pusat kota setelah satu dekade berlalu sejak pertemuan terakhir mereka. “Lisna!” Dila memanggil gadis itu. Ketika Lisna menoleh,… Continue reading Berperan Layaknya Angin

Dari Saya · Harian · Tulisan

Satu Tarikan Napas

Maret sudah menjelang pertengahan. Aku tidak lupa. Bagaimana aku bisa lupa? Kita tau bahwa aku mengenalmu lebih dari yang kausangka, dan begitu pula sebaliknya. Aku kerap bertanya-tanya bagaimana itu bisa terjadi. Tapi bukankah itu wajar, karena terjadi di antara taut-taut misterius antara kita sedekade ini? *** 2015. Aku tidak lupa tatapan dari sepasang mata, yang memancing dorongan… Continue reading Satu Tarikan Napas