Dari Saya · Harian · Tulisan

Puasa Selamanya

  Pemakaman ramai. Hal yang lazim di hari-hari menjelang bulan puasa. Lebih dari sepertiga warga di kota Dila punya budaya nyekar sebelum bulan puasa. Termasuk juga, Dila. Gadis itu berjalan, menuju pusara yang ia hapal letaknya karena frekuensi kunjungannya yang tinggi. Beberapa kali ia menyapa teman-teman yang berpapasan dengannya. Ia merasa beruntung tidak ada satupun… Continue reading Puasa Selamanya

Dari Saya · Harian · Tulisan

Selintas ucapan

Hai, sudah lama ya tidak ada sua. Aku masih sibuk mengurus diriku sendiri, yang masih kelabakan dengan urusan-urusan remeh. Aku masih mematangkan diri, karena ya ampun, aku mentah sekali. Masih begitu naif dan butuh belajar banyak. Langkahku juga masih terseok, dan aku selalu mencoba untuk berjalan lebih tegak. Kadang aku melihatmu begitu jauh, begitu tidak… Continue reading Selintas ucapan

Dari Saya · Harian · Tulisan

Menjadi Asing

Kepada: seorang sahabat Halo, Sobat. Membersamaimu di sisa hari ini (dan kemarin, kemarinnya lagi, minggu lalu, dan entah berapa banyak lagi sepanjang belasan purnama yang sudah lewat) membuat aku berpikir, apakah hari ini akan terpatri menjadi kenang, atau berlalu diiring lupa? Jauh sebelum hari ini, kita pernah saling kenal, Sob. Aku sendiri lupa. Ada seseorang… Continue reading Menjadi Asing

Dari Saya · Harian · Tulisan

Perpisahan, Pelepasan

Gua kaga sedih, Prit. Itu kata-kata seorang teman ketika beberapa minggu lalu, sebut saja, perpisahan. Menanggapinya, aku tertawa, menggeleng. “Gua juga nggak,” aku nyengir. Kemudian melambai dadah-dadah ceria sebelum akhirnya berlalu. Aku pergi, dengan bahagia. Perpisahan membuatku bahagia. Teman ini, dan teman-teman lainnya, adalah rekan-rekan yang menyenangkan. Aku sungguh-sungguh bersyukur pernah mengenal dan berada di… Continue reading Perpisahan, Pelepasan

Dari Saya · Harian · Tulisan

Dompet Jins: Perca dan Tiga Ribu Perak

Halo! Ini Dons, dompet jins yang selalu nyengir, baik ketika dirinya gendut ataupun kerempeng. Kalau ia sedang kerempeng, alias tipis, katanya, “Aku senang, Prit, karena nggak sesak. Kantong-kantongku lega.” Tapi, dia juga tetap nyengir meski sedang gendut. Aku pernah tanya, “Kenapa kau tetap nyengir begitu, Dons? Bukannya gendut membuatmu sesak?” Lalu Dons menjawab–sambil nyengir pula–“Sebenarnya… Continue reading Dompet Jins: Perca dan Tiga Ribu Perak

Dari Saya · Harian · Tulisan

Angin Itu Berwarna

Angin itu berwarna, katamu hari itu. Kamu memberitahuku bahwa aku hanya perlu memicingkan mata lebih tajam lagi. Hari itu, kubilang padamu: aku tidak percaya dengan kata-kata siapapun, termasuk kamu. Tidak percaya dengan kata-kata siapapun, kecuali diriku sendiri. Bahkan, aku seringkali tidak percaya dengan apa yang keluar dari mulutku. Mulut, meski milikku sendiri, kadang masih tidak… Continue reading Angin Itu Berwarna

Dari Saya · Harian

Kuliah Arkeologi: Tahun Kedua

Karena ternyata aku menikmati tersesat di Arkeologi, maka kusambut tahun kedua dengan antusiasme yang lebih besar dari tahun pertama. Dan antusiasme ini membuat aku berekspektasi terlalu tinggi terhadap diri sendiri (salah satu contoh ekspektasi yang agak mustahil: mengerjakan tugas segera setelah dikasih). Yah, meski banyak ekspektasi yang nggak terealisasi dan banyak target yang masih jauh… Continue reading Kuliah Arkeologi: Tahun Kedua

Dari Saya · Harian · Tulisan

Kuliah Arkeologi: Tahun Pertama

Kuliah di program studi yang tidak umum dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya, adalah hal yang sangat menarik. Ini tersesat yang menyenangkan, begitu aku mendeskripsikan apa yang kurasakan sebagai mahasiswa Arkeologi. Ini memang bukan program studi yang kuinginkan mulanya, sehingga di semester pertama, aku sibuk merencanakan ujian masuk program studi impianku tahun berikutnya. Karena tidak tau… Continue reading Kuliah Arkeologi: Tahun Pertama

Dari Saya · Harian · Tulisan

Dipuji

Kamu, senang ketika dipuji? Jangan naif, Sayang. Pujian tidak selalu ungkapan dari kagum. Seringkali, pujian adalah trik menjilat. Tentu saja, apalagi yang lebih efektif saat menjilat selain pujian? Atau, pujian juga cara orang untuk mengukur seberapa lemah dirimu dari bagaimana kau takluk terhadap pujian. Sementara, orang-orang yang kagum, kurasa, mereka lebih cenderung mengikutimu alih-alih memujimu.… Continue reading Dipuji

Dari Saya · Harian · Tulisan

Tumbuh Bersamanya

Seorang perempuan kurus berkata pada pemuda jangkung di depannya. “Kau sempurna,” perempuan itu berkata. Sang pemuda menggeleng. “Tidak ada manusia yang sempurna, dan itu adalah hal klise yang sudah diketahui seluruh dunia.” Si gadis mengernyit. “Lalu, kenapa tidak ada yang bisa kukeluhkan darimu?” “Mungkin, kau belum cukup mengenalku.” “Aku sudah mengenalmu sejak lebih dari sedekade… Continue reading Tumbuh Bersamanya