Dari Saya · Harian · Tulisan

Keberlanjutan

Telah berlalu satu, dua Dengan permainan, tawa, dan bahagia Kaki-kaki kecil yang berlari Bibir-bibir kecil yang melontar tawa Dan percikan-percikan perselisihan Telah berlalu, tiga, empat Dengan takdir-takdir yang tersenyum Dan tangan-tangan yang menyambut Telah berlalu, lima, enam, tujuh, Dengan bentangan jarak, tebaran perih, dan iarmata Terlewati, dengan perisai yang kian mengeras Telah berlalu, delapan, Dengan…… Continue reading Keberlanjutan

Dari Saya · Harian · Tulisan

Bincang yang Merangkum Dua Dasawarsa

Akhir Maret lalu, aku mampir ke satu rumah di Antapani, mengunjungi laki-laki yang baru kutemui dua kali sepanjang hidupku. Kemudian menghabiskan pagi dengan duduk berdua di meja makan selama berjam-jam, membincangkan banyak hal: bagaimana kami masing-masing menghari, apa yang kami sukai, apa yang sebaiknya kami lakukan di esok hari, dan hal-hal yang kami tidak ceritakan…… Continue reading Bincang yang Merangkum Dua Dasawarsa

Dari Saya · Harian · Tulisan

Lewat

Malam ini, aku melewatkan satu kesempatan temu yang langka. Sudah berlalu setahun sejak temu terakhir. Rentang yang lama, meski bukan yang paling lama. Aku melewatkan kesempatan temu. Kukira aku akan menyesal atau menangis kesal, tapi ternyata tidak. Rupanya, setelah tahun-tahun yang lewat, menggadangkan frekuensi temu sudah jadi hal basi. Banyak hal yang lebih substantif dari…… Continue reading Lewat

Dari Saya · Harian · Tulisan

Pulang

Suatu hari, kau berangkat, pergi dari rumah, untuk melakukan perjalanan yang bahkan kau sendiri tidak tahu seberapa jauh. Di langkah pertama, kau berpikir, adakah satu yang akan kautemui, yang kelak akan kausebut rumah dan jadi tempat pulang? Kemudian, kau menyusuri jalan, yang menjauh dari asalmu. Kau larut di berbagai peristiwa; menangis, tertawa, dan terharu. Kau…… Continue reading Pulang

Dari Saya · Harian · Tulisan

Rindu Akan Hidup Abadi

Di satu siang yang sibuk, Rindu menjerit-jerit, lalu terisak, lalu meraung berisik sekali. “Aku mau mampus saja! Aku mau mampu saja!” begitu kata-katanya. Mulanya, cuma kuabaikan. Aku punya pekerjaan-pekerjaan yang lebih asyik dan penting untuk diperhatikan, apalagi ada orang yang membayarku untuk pekerjaan-pekerjaan ini. Tapi Rindu ribut tidak henti-henti, aku jadi kesal sendiri. “Aku mau…… Continue reading Rindu Akan Hidup Abadi

Dari Saya · Harian · Tulisan

Karib yang Buta Puisi

Karibku, seorang laki-laki buta puisi, sedang susah payah mengupayakan perempuannya, yang hampir lepas karena tenggelam dalam puisi-puisi yang dilagukan orang lain untuk merayunya. Karibku itu paham betul apa yang ia upayakan dan mengapa ia mengupayakannya, tapi sayangnya, ia tidak paham berpuisi, sementara perempuannya mudah luluh oleh puisi, juga terlalu dungu untuk menghargai hal-hal yang lebih…… Continue reading Karib yang Buta Puisi

Dari Saya · Harian · Tulisan

Kamu Saat Itu

Mengingat: Prita empat-lima tahun lalu. Kamu saat itu¬†sibuk memetakan apa yang akan kaulakukan esok, sibuk mendetailkan kemana dan untuk apa melangkah. Kamu saat itu adalah siswa putih-abu yang tidak pernah alpa bangun sebelum matahari mengintip, kemudian menera syukur banyak-banyak sebelum mulai mengeksekusi rencana-rencana. Kamu saat itu menghidupi hari dengan mimpi-mimpi akan belajar ini-itu di universitas,…… Continue reading Kamu Saat Itu

Dari Saya · Harian · Tulisan

Asing Baginya

Kepada: Tuhan Dengan menyebut dan memuja agung-Mu, wahai Tuhan yang miliki kuasa penuh akan semesta, aku ingin mengemis beruntai-untai pinta untuk satu sosok yang padanya tidak aku temukan cela. Berkahi tiap hela dan hembus napasnya dengan bahagia yang tidak kenal sudah, Tuhan. Bahagia yang mengakar dan merimbun, pada keadaan bagaimanapun yang ia hadapi. Apapun citanya,…… Continue reading Asing Baginya

Dari Saya · Harian · Tulisan

Kenang yang Tidak Lekang

Kau mendefinisikannya sebagai sosok yang padanya tidak pernah kautemuka cela; yang tidak pernah menolak pinta sekalipun (termasuk pinta terakhirmu yang tidak tau diri); yang namanya tidak selesai dihela oleh doa-doa pagimu yang kaulagukan pada telinga Tuhan yang mustahil kelelahan. Lalu kau menegaskan diri, bahwa kau tidak boleh lupa bahwa ada hari-hari yang panjang di depan,…… Continue reading Kenang yang Tidak Lekang