Dari Saya · Opini · Tulisan

Kampanye ‘Budayakan Membaca’, Masih Pentingkah?

Budayakan membaca, begitu mereka menghimbau. Di era informasi, komunikasi, dan media berkembang sepesat ini, apakah kebiasaan membaca masih penting? Khususnya, dengan maraknya media lain yang menyajikan informasi dengan lebih menarik. Sebut saja: video, aplikasi ponsel, virtual reality. Media-media yang secara visual apik dan sangat digandrungi. Lebih mudah membuat vlog dan menarik penonton kan dibanding menulis… Continue reading Kampanye ‘Budayakan Membaca’, Masih Pentingkah?

Dari Saya · Harian · Tulisan

Puasa Selamanya

  Pemakaman ramai. Hal yang lazim di hari-hari menjelang bulan puasa. Lebih dari sepertiga warga di kota Dila punya budaya nyekar sebelum bulan puasa. Termasuk juga, Dila. Gadis itu berjalan, menuju pusara yang ia hapal letaknya karena frekuensi kunjungannya yang tinggi. Beberapa kali ia menyapa teman-teman yang berpapasan dengannya. Ia merasa beruntung tidak ada satupun… Continue reading Puasa Selamanya

Dari Saya · Resensi · Tulisan

Film Kartini (2017): Tentang Kebangkitan Perempuan

Beberapa minggu lalu, Legacy Pictures meluncurkan satu film sangat menarik berjudul Kartini, tepat di pekan peringatan Hari Kartini di minggu ketiga April lalu. Dimainkan oleh Dian Sastro sebagai tokoh utama. Aku antusias sekali menonton film ini karena ini film sejarah dan produksi lokal. Meski sebenarnya tajuknya tidak menarik–Kartini, bukan tokoh sejarah yang kukagumi benar–tidak seperti film Tjokroaminoto, Soekarno,… Continue reading Film Kartini (2017): Tentang Kebangkitan Perempuan

Dari Saya · Harian · Tulisan

Selintas ucapan

Hai, sudah lama ya tidak ada sua. Aku masih sibuk mengurus diriku sendiri, yang masih kelabakan dengan urusan-urusan remeh. Aku masih mematangkan diri, karena ya ampun, aku mentah sekali. Masih begitu naif dan butuh belajar banyak. Langkahku juga masih terseok, dan aku selalu mencoba untuk berjalan lebih tegak. Kadang aku melihatmu begitu jauh, begitu tidak… Continue reading Selintas ucapan

Dari Saya · Harian · Tulisan

Menjadi Asing

Kepada: seorang sahabat Halo, Sobat. Membersamaimu di sisa hari ini (dan kemarin, kemarinnya lagi, minggu lalu, dan entah berapa banyak lagi sepanjang belasan purnama yang sudah lewat) membuat aku berpikir, apakah hari ini akan terpatri menjadi kenang, atau berlalu diiring lupa? Jauh sebelum hari ini, kita pernah saling kenal, Sob. Aku sendiri lupa. Ada seseorang… Continue reading Menjadi Asing

Dari Saya · Harian · Tulisan

Perpisahan, Pelepasan

Gua kaga sedih, Prit. Itu kata-kata seorang teman ketika beberapa minggu lalu, sebut saja, perpisahan. Menanggapinya, aku tertawa, menggeleng. “Gua juga nggak,” aku nyengir. Kemudian melambai dadah-dadah ceria sebelum akhirnya berlalu. Aku pergi, dengan bahagia. Perpisahan membuatku bahagia. Teman ini, dan teman-teman lainnya, adalah rekan-rekan yang menyenangkan. Aku sungguh-sungguh bersyukur pernah mengenal dan berada di… Continue reading Perpisahan, Pelepasan

Dari Saya · Opini · Tulisan

Limpahan Inspirasi dari Jalanan

    Tempat publik adalah gudang inspirasi. Banyak banget hal baru yang sebelumnya belum pernah kita liat atau kita tau atau hal nggak kita sangka bahwa hal itu ada. Dan hal-hal seperti itu, ngedapetinnya nggak perlu repot-repot meluangkan waktu untuk ke tempat publik macem mall, toko buku, tempat makan, museum, taman kota, dan lainnya. Secara… Continue reading Limpahan Inspirasi dari Jalanan

Dari Saya · Harian · Tulisan

Dompet Jins: Perca dan Tiga Ribu Perak

Halo! Ini Dons, dompet jins yang selalu nyengir, baik ketika dirinya gendut ataupun kerempeng. Kalau ia sedang kerempeng, alias tipis, katanya, “Aku senang, Prit, karena nggak sesak. Kantong-kantongku lega.” Tapi, dia juga tetap nyengir meski sedang gendut. Aku pernah tanya, “Kenapa kau tetap nyengir begitu, Dons? Bukannya gendut membuatmu sesak?” Lalu Dons menjawab–sambil nyengir pula–“Sebenarnya… Continue reading Dompet Jins: Perca dan Tiga Ribu Perak

Dari Saya · Harian · Tulisan

Angin Itu Berwarna

Angin itu berwarna, katamu hari itu. Kamu memberitahuku bahwa aku hanya perlu memicingkan mata lebih tajam lagi. Hari itu, kubilang padamu: aku tidak percaya dengan kata-kata siapapun, termasuk kamu. Tidak percaya dengan kata-kata siapapun, kecuali diriku sendiri. Bahkan, aku seringkali tidak percaya dengan apa yang keluar dari mulutku. Mulut, meski milikku sendiri, kadang masih tidak… Continue reading Angin Itu Berwarna

Dari Saya · Harian

Kuliah Arkeologi: Tahun Kedua

Karena ternyata aku menikmati tersesat di Arkeologi, maka kusambut tahun kedua dengan antusiasme yang lebih besar dari tahun pertama. Dan antusiasme ini membuat aku berekspektasi terlalu tinggi terhadap diri sendiri (salah satu contoh ekspektasi yang agak mustahil: mengerjakan tugas segera setelah dikasih). Yah, meski banyak ekspektasi yang nggak terealisasi dan banyak target yang masih jauh… Continue reading Kuliah Arkeologi: Tahun Kedua