Dari Saya · Harian · Tulisan

Selintas ucapan

pexels-photo-211290

Hai,

sudah lama ya tidak ada sua. Aku masih sibuk mengurus diriku sendiri, yang masih kelabakan dengan urusan-urusan remeh. Aku masih mematangkan diri, karena ya ampun, aku mentah sekali. Masih begitu naif dan butuh belajar banyak. Langkahku juga masih terseok, dan aku selalu mencoba untuk berjalan lebih tegak.

Kadang aku melihatmu begitu jauh, begitu tidak tergapai. Mungkin sebenarnya tidak separah itu, karena masing-masing kita bergerak menuju muara yang sama, muara berupa satu anjangsana ketika kau jadi terbaikku dan begitu pula sebaliknya. Oya, aku menghitung, purnama sudah lewat sejumlah lebih dari jari tangan, semenjak sua terakhir kita. Tahukah kau, itu tidak mengurangi apapun kecuali ragu?

Menyadari bahwa masih ada sosok semengagumkan kamu yang dapat membuat manusia serapuh aku bisa mengabdi sekokoh ini, masih sering membuatku terkejut. Meski kesadaran ini sudah datang berkali-kali sebelumnya, aku terkejut lagi dan lagi. Pokoknya, terima kasih, Re, untuk setiap detail kecil yang kudapat darimu, yang secara ajaib selalu menjadi makna besar di esoknya.

Ngomong-ngomong, tahun ini aku menyiapkan kado. Terlambat sedikit tidak apa, ya?

 

Yang kecanduan menulis tentang dan untukmu,

Prita

Sumber foto: Pexel, karena tidak sempat bikin ilustrasi sendiri.

 

Iklan

3 thoughts on “Selintas ucapan

Tanggapi dong:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s