Dari Saya · Opini · Tulisan

Kalo Saya Jadi Caleg [2/2]

Lanjutan dari Kalo Saya Jadi Caleg [1/2]….

Oh iya, dan saya juga mau bikin brosur; media komunikasi satu arah yang murah dan cukup efektif–kalo kita bisa kreatif ngakalin selembar A5. Di brosur itu akan ada rencana dan target saya. Apa rencana A saya, dan kalo rencana A gagal, apa rencana B-nya, dst. Misalnya, saya bakal bikin daftar kayak gini di brosur saya:

– KALO PRITA JADI ANGGOTA

  • Gratisin angkot buat pelajar. (Karena gua sendiri pengguna angkot, dan memang lebih menyukai transportasi dengan angkot daripada kendaraan pribadi. Beberapa alasan: bisa ketemu orang-orang baru, lebih ramah lingkungan, dll)
  • Memberi subsidi bagi pencetakan buku-buku pelajaran, non-fiksi, dan buku anak.
  • Memberi subsidi bagi para sineas untuk bilm kategori anak dan keluarga. (Gua seneng nonton film tema gini… dan gua seneng banget kalo bisa nonton karya lokal)
  • Menggalakkan penghijauan dan menggalakkan guru-guru SMA supaya murid-muridnya jarang cabut. (Jadi polisi gak perlu razia alay-alay perokok lagi)

KALO PRITA NGGAK JADI ANGGOTA

  • Selalu berusaha tidak nyantet anggota legislatif baru. (Usaha untuk meminimalisir sirik).
  • Selalu berusaha tidak mengencingi visi jika-gua-menang. (Ngejalanin visi misi itu gak perlu pake syarat, bagaimanapun keadaan gua, jadi anggota atau nggak, seharusnya kaga pengaruh ama visi-misi gua).
  • Meningkatkan jumlah jam tidur siang menjadi 5 jam sehari. (Jumlah jam tidur berbanding lurus dengan jumlah mimpi. Orang bilang, mimpi itu modal buat sukses).
  • Meningkatkan jumlah tabungan untuk biaya kampanye periode mendatang (kalo perlu beli jimat sekodi: merah, kuning, biru, putih, hijau, hitam, dll. Maksudnya biar orang dari partai merah nyoblos gua, dari partai kuning nyoblos gua, dst.).
  • Jadi tukang pulsa elektrik. (Dan menjaring pelanggan sebanyak mungkin dan menyimpan semua nomor mereka biar bisa di-sms-in pada masa kampanye periode mendatang)

JADI ATAU NGGAK JADI ANGGOTA, PRITA BAKAL TETEP…

  • Memiliki rasa nasionaisme tinggi; tidak hanya mencintai negri tapi juga kota Jakarta terutama nasi uduknya
  • Menjauhi dunia perdukunan (jimat boleh, dukun kaga).
  • Tidak melakukan santet untuk  kepentingan apapun.
  • Selalu sholat di masjid pada hari Lebaran.
  • Pantang menyerah, terutama dalam memperbanyak spanduk dilengkapi foto. (Kalo jadi anggota DPRD gua bikin spanduk buat jadi DPR, kalo gak jadi anggota gua bikin spanduk buat jualan pulsa)

Trus nanti brosur itu saya upload dan saya sebarin di media-media sosial. Kalo pake nyetak-nyetak mahal ah, mending buat gua jadiin modal jualan pulsa. Biar nggak jadi spammer, saya  bakal update jarang-jarang tapi pake konten yang mengena dan gak klise. Misalnya, ilustrasi, tipografi, stopmotion, dll, konten multimedia biar menarik. Dan saya juga mau bagiin kartu nama, tapi  nggak usah pake label ‘caleg-caleg’, tulis aja kontak telepon dan blog saya, biar kedepannya masih bisa dipake lagi, entah buat kartu nama bisnis atau apa. Kan lumayan hemat desain.

KEEMPAT, BACOT. Saya memang nggak pinter ngomong dan nggak persuasif. Tapi saya harus belajar buat pinter bicara secara persuasif dan melobi dengan fasih.

Kemampuan bicara itu penting sekali. Pak Karno populer karena beliau pandai pidato  dan orasi. Dan untungnya, nggak perlu ngorbanin rupiah banyak untuk pinter ngebacot–belajar saja dari lingkungan sekitar dan media. Kata George Herbert, ‘kata-kata indah bermakna besar dan biayanya sedikit’.

TERAKHIR, TUHAN. Saya harus rajin-rajin tobat dan mempersoleh diri. Sebagai legislatif yang bekerja untuk rakyat negri yang berideologi ketuhanan, iman tangguh wajib dimiliki para legislatifnya–menurut saya.

Hmm… masih ada beberapa rencana kampanye murah (yang semoga juga efektif) lagi yang ada di kepala saya. Tapi masih terlalu jauh buat saya untuk jadi caleg, lagipula saya lebih minat jadi tukang gambar atau desainer dibanding anggota legislatif.

Eh iya, nemu infografis bagus nih di Kreavi. Basi sih post tema gini di akhir Mei… tapi siapa tau berguna untuk pilpres/pilkada/pemilu periode depan.  😀

Oleh Nanda Hadi Gustian, di Kreavi

Kalo 2029 nanti saya beneran nyaleg, pilih saya ya 😀
Doakan saya bisa menjaga kesehatan dan kewarasan saya.

Oleh Luthfi Rahinal, di Kreavi

Kalau Kakak-Kakak jadi caleg, gimana metode kampanye kreatifnya? 😉

Sumber gambar-gambar selain sketsa saya: Kreavi.com

Iklan

One thought on “Kalo Saya Jadi Caleg [2/2]

Tanggapi dong:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s