Dari Saya · Harian · Tulisan

Ranting Hilang Bentuk

Sebatang ranting patah, terseok susuri tepi hutan
rapuh dirinya tak membuatnya tunduk;
ia malah menengadah dan berteriak,
mengaku ia adalah terkuat

Sebatang ranting patah, meneriakkan deklarasi
betapa ia suci di tengah lemahnya
tapi tak ada yang dengar itu,
kecuali berupa bisik samar

Sebatang ranting patah, merasa dirinya pohon kokoh
yang rimbun payungi tupai dan burung
yang harum wangi sejukkan udara

Sebatang ranting patah, ia hilang bentuk.

Dzulhijjah 1434.
Tentang janji pada Laras.

Iklan

Tanggapi dong:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s