Jurnal Multiply · Salinan Multiply

Dia Saudara Kembarku – Dari Jurnal Multiply

Blog Entri Dia Saudara Kembarku Jun 7, ’11 2:57 PM
untuk semuanya
Namanya Risda. Terlahir di kota dan hari yang sama denganku. Kami bersekolah di TK yang sama, mengaji di TPA yang sama, tarawih di masjid yang sama, dan tumbuh di jalan yang sama.

Rumah kami terpisah oleh 300 meter jalan beraspal Arabika VIII, Pondok Kopi, dimana di tengah-tengah jalan itu sekolah kami, SMPN 199 Jakarta, berdiri dengan megah. Rumahku ada 200 meter di sebelah barat SMPN 199, dan rumah Risda 100 meter di sebelah timurnya. Kami agak mirip secara fisik; begitulah teman-teman kami berkomentar. Tapi dia tiga-empat senti lebih tinggi dariku dan lebih cantik. Dia gadis tercantik di kelas kami.

Kami sudah saling kenal dari lebih setengah dasawarsa yang lalu, tapi baru benar-benar mengenal tahun ajaran ini, ketika kami dipertemukan di satu kelas yang sama. Kami saling berkunjung ke rumah satu sama lain untuk mengerjakan PR dan belajar, membandingkan nilai yang kami dapat, dan bercerita tentang kehidupan kami masing-masing. Kegiatan-kegiatan itu membuat aku tau ada hal-hal yang benar-benar mirip antara Risda dan aku, sehingga kami memanggil satu sama lain sebagai saudara kembar. Kami sama-sama punya minat di bidang desain, sama-sama memiliki darah Sunda dan Padang (meskipun Risda tak sedikitpun berdarah Batak sepertiku), sama-sama pindah ke jalan ini di tahun yang sama–saat kami berusia 4 tahun–dan sama-sama membenci dan menyukai orang dengan karakter tertentu.

Tapi kami benar-benar berbeda di satu sisi. Gaya hidup.

Kami memang lahir dan tumbuh di kota yang sama, menuntut ilmu di sekolah yang sama, tapi kami kan berasal dari akar yang berbeda. Orangtua yang berbeda, saudara yang berbeda, dan tetangga yang berbeda.

Rumahku disamping kali (hanya sekedar kali, bukan sungai atau apapun yang layak disebut sebagai kenampakan alam yang indah), penuh dengan pot tanaman koleksi ibuku, dan terletak di ujung jalan buntu. Tetangga-tetanggaku itu orang Batak, sama seperti mendiang Kakekku yang pernah tinggal di rumah ini. Rumahku ramai dengan 6 orang; sepasang orangtuaku, Nenek, aku, dan kedua adik perempuanku.

Berbeda dengan Risda. Rumahnya terletak di jalanan yang sering dilalui orang, diapit warung dan tetangga-tetangga yang berasal dari suku yang berbeda. Dia tinggal di sebuah rumah bertingkat dengan sedikit pot dan tanaman, hanya bertiga dengan ayah dan abangnya.

Itulah yang membuat kami berbeda. Risda memiliki dua HP untuk komunikasi, satu merk iPhone dan satunya lagi Esia. Aku tak pernah memiliki HP dan tidak tertarik untuk membelinya. Risda menganggap pacaran sebagai hal yang biasa saja dan dia mengenal banyak remaja putra–mungkin juga karena dia memiliki abang yang usianya hanya selisih setahun dengannya. Sedangkan aku tidak mau mengenal pacaran sebelum ijab qabul. Risda benar-benar ketakutan pada reptil-reptil kecil seperti ordo Squamata; cicak, kadal, dan sebangsanya. Aku selalu berhenti untuk memperhatikan gerak-gerik kadal (terutama kadal minyak, dengan nama latin Mabuya multifasciata atau Eutropis multifasciata) dan mencoba untuk menangkap mereka–karena rumahku adalah rumah bagi sepuluh kadal minyak dan dua puluhan cicak. Risda sangat mandiri karena dia satu-satunya perempuan di rumah itu sejak setengah dasawarsa yang lalu saat ibunya meninggal. Aku merasa manja karena aku belum bisa apa-apa dan masih sering bertengkar dengan adikku hingga Ibu datang dan menegur kami.

Ya, dia saudara kembarku secara latar belakang. Mungkin keliatannya asyik kalau kami bisa terus-terusan sama di segala sisi. Tapi aku ya aku, dia ya dia. Kami bersahabat dan mirip tapi kami nggak sama. Dan itu jauh lebih menyenangkan daripada aku punya sahabat yang seperti hasil kloningan diriku.

I’m just like you (I’m just like you)
You’re just like me (You’re just like me)
It’s something anyone can see
A heart that beats
A voice that speaks the truth
Yes I am a girl like you.
I Am A Girl Just Like You – Barbie Princess and The Pauper

friewan menulis on Jun 9, ’11
Gak ada yang sama persis meski kembar identik sekali pun. pasti ada yang beda 🙂

missprita menulis on Jun 9, ’11
friewan} berkata

Gak ada yang sama persis meski kembar identik sekali pun. pasti ada yang beda 🙂

Kalo kembar semua gak ada enaknya~

cawah menulis on Jun 9, ’11
perbedaan itu indah ya,…^^

immafuckingprincess menulis on Jun 9, ’11
bru tw kk pny sdr kembar :O

speedstars menulis on Jun 9, ’11
kasi liat potonya ~

friewan menulis on Jun 9, ’11
speedstars} berkata

kasi liat potonya ~

hehe.. mau diedit pake sotosop? ogaah XD

missprita menulis on Jun 9, ’11
speedstars} berkata

kasi liat potonya ~

Poto si sodara kembar?

kakcipa31 menulis on Jun 10, ’11
Wah,bisa sama lahirnya…sekolahnya….jalannya…..

missprita menulis on Jun 10, ’11
kakcipa31} berkata

Wah,bisa sama lahirnya…sekolahnya….jalannya…..

Tau nih~ tapi soal kepribadian kami beda banget Syif

kakcipa31 menulis on Jun 10, ’11
missprita} berkata

Tau nih~ tapi soal kepribadian kami beda banget Syif

Wajar… 🙂

speedstars menulis on Jun 10, ’11
gk jadi dh. :p

elineside menulis on Jun 16, ’11
hohoo.. ternyata dirimu juga suka menulis ya mba prita. Dan tulisanmu juga bagus dan enak dibaca lho.^_*

 

Dilihat 35 kali oleh 17 orang, terkini on Aug 22, ’11

 

Iklan

Tanggapi dong:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s