Jurnal Multiply · Salinan Multiply

Finlandia Negara Terbaik… – Dari Jurnal Multiply

Blog Entri Finlandia Negara Terbaik dalam Sistem Pendidikan Jun 4, ’11 8:25 PM
untuk semuanya
Sedikit posting ulang

Finlandia merupakan negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia selama dekade terakhir. Negara Skandinavia ini selalu berada di peringkat teratas berdasarkan penilaian siswa usia 15 tahun dalam kemampuan membaca, matematika dan ilmu pengetahuan.

Penilaian dilakukan Program for International Student Assessment, PISA (Program for International Student Assessment) yang merupakan bagian dari Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic Co-operation and Development).

Kepala Departemen Pendidikan Guru di Universitas Helsinki, Profesor Jari Lavonen menjelaskan salah satu alasan kehebatan Finlandia. “Kami memutuskan semua guru harus memiliki gelar master. Ini menempatkan kedudukan profesi mengajar sama dengan profesi di bidang hukum dan kedokteran,” katanya, seperti dikutip dari Independent, Kamis (26/5/2011).

Bahkan data menunjukkan kaum muda mulai berbondong-bondong memasuki profesi ini lantaran prestisenya. Agar bisa kuliah pendidikan, tes yang harus dilalui tidak mudah. Para calon mahasiswa akan diberi buku untuk dibaca. Kemudian mereka ditanya pemahaman tentang buku itu. Sebanyak 300 orang terbaik akan diwawancarai hingga menyisakan 120 orang yang diterima menjadi mahasiswa.

“Kami ingin mengetahui apakah seseorang cocok untuk mengajar. Tahun lalu, tes masuk program pendidikan dasar lebih sulit dibandingkan masuk sekolah kedokteran. Kompetisinya lebih berat,” jelas Lavonen.

Selain itu, biaya pendidikan di negara Eropa Utara ini, gratis. Kata Lavonen, adalah tindakan illegal membebankan biaya dalam sistem pendidikan. Bahkan sekolah swasta pun menerima dana dari pemerintah.

Para siswa di Finlandia tidak mengenakan seragam. Bahkan kepala sekolah mengenakan celana jeans dan kemeja berleher terbuka di sekolah. Kepala sekolah Taivallahti di Helsinki (sekolah mulai usia tujuh hingga 16 tahun), Hannu Kosonen menyatakan, siswanya sama seperti siswa di Finlandia lainnya, tidak mengenakan seragam.

Selain itu, para guru tidak diberikan target. Mereka tidak takut akan adanya inspeksi atau penilaian sekolah dalam ujian nasional. “Mereka adalah para akademisi dan terlatih, jadi kami mempercayai mereka. Ini adalah hal yang penting, mereka tidak perlu pemeriksaan. Kami juga tidak memiliki sistem ujian nasional. Para guru dipercaya untuk menilai murid mereka sendiri,” jelas Kosonen.

Jumlah siswa di kelas terbatas hanya 20 orang pada dua tahun pertama sekolah serta pada tahun keenam dan ketujuh (usia 12 dan 13 tahun). Jika ada siswa yang tertinggal, guru kedua dapat dikirim untuk membantu siswa mengejar ketinggalan.

Meski sewaktu-waktu kepala sekolah bisa berkunjung ke kelas untuk memeriksa standar guru, ini tidak menjadi kekhawatiran. Hubungan yang terjalin antara staf guru dan kepsek seperti pelatih dan murid. Kosonen meminta setiap guru untuk memberikan sebuah ide untuk mengembangkan teknik pengajaran. Dengan begini, dia tidak melihat dirinya sebagai jaksa pengadilan.

KUNCI SUKSES SISTEM PENDIDIKAN FINLANDIA
– Semua guru harus memiliki gelar master sebelum mulai mengajar
– Wajib sekolah dimulai usia tujuh tahun dan untuk usia dini, TK bermain yang berbasis sukarela
– Tidak ada ujian nasional, inspeksi atau pemeringkatan sekolah. Pemerintah menilai performa para siswa dengan mengambil sampel 8-10 persen dari pekerjaan mereka
– Murid melanjutkan sekolah ke akademik atau kejuruan pada usia 16 tahun setelah sembilan tahun wajib belajar
– Tidak ada biaya kuliah universitas untuk siswa asal Finlandia atau Uni Eropa. Siswa dari luar UE bisa kuliah gratis, namun hanya di beberapa universitas
(rfa)

lanjut sekolah ke Finland yuk~

friewan
friewan menulis on Jun 4, ’11
yuk~

Wah…lagi ngincar master juga nih…kalo emang ada kesempatan master kesana gak nolak deh XD

missprita
missprita menulis on Jun 4, ’11
friewan} berkata

yuk~

Wah…lagi ngincar master juga nih…kalo emang ada kesempatan master kesana gak nolak deh XD

Semoga dapet yaa… aamiin

friewan
friewan menulis on Jun 4, ’11
aamiin…

friewan
friewan menulis on Jun 4, ’11
aamiin…

speedstars
speedstars menulis on Jun 5, ’11
tuntutlah ilmu sampai ke Finlandia.
xD

missprita
missprita menulis on Jun 5, ’11
speedstars} berkata

tuntutlah ilmu sampai ke Finlandia.
xD

Negri Cina bukan lagi standar, yaa

kakcipa31
kakcipa31 menulis on Jun 5, ’11, telah disunting on Jun 5, ’11
Bagus memang..:)
Indonesia gantiin posisi itu,dong!

missprita
missprita menulis on Jun 5, ’11
kakcipa31} berkata

Bagus memang..:)
Indonesia gantiin posisi itu,dong!

Aku sih juga berharap begitu

speedstars
speedstars menulis on Jun 6, ’11
Bumi kan luas,.. kalo patokannya Cina doang, berasa jd sempit. xD

missprita
missprita menulis on Jun 6, ’11
speedstars} berkata

Bumi kan luas,.. kalo patokannya Cina doang, berasa jd sempit. xD

Kan Cina juga luas

immafuckingprincess
immafuckingprincess menulis on Jun 8, ’11
kok keliatannya Indonesia doang yg msuk SD 6 tahun,, ya

missprita
missprita menulis on Jun 8, ’11

kok keliatannya Indonesia doang yg msuk SD 6 tahun,, ya

Sekarang usia minimalnya 7 tahun. Kurang dari itu gak bisa daftar SD.
*OOT: aku masuk kelas 1 pas usiaku belum 6 tahun 😀 gak ada kerjaan di rumah, jadinya disekolahin aja dee

immafuckingprincess
immafuckingprincess menulis on Jun 8, ’11
missprita} berkata

Sekarang usia minimalnya 7 tahun. Kurang dari itu gak bisa daftar SD.
*OOT: aku masuk kelas 1 pas usiaku belum 6 tahun 😀 gak ada kerjaan di rumah, jadinya disekolahin aja dee

BAGUS!!
klo aku sih masuknya umur 6.1 tahun

missprita
missprita menulis on Jun 8, ’11

BAGUS!!
klo aku sih masuknya umur 6.1 tahun

Bagus apanya? Peraturan ‘minimal 7 tahun’ nya?

Kamu emang lahir bulan apa?

immafuckingprincess
immafuckingprincess menulis on Jun 8, ’11
missprita} berkata

Bagus apanya? Peraturan ‘minimal 7 tahun’ nya?

Kamu emang lahir bulan apa?

iya.
1 Juni kemaren, kak

missprita
missprita menulis on Jun 8, ’11
Oohh… Kalo aku September sih, jadinya daftar sekolah dulu baru ultah yang keenam 🙂 met ultah ya, maap telat 😀 jarang liat daftar ultah kontak soalnya~

immafuckingprincess
immafuckingprincess menulis on Jun 8, ’11
missprita} berkata

Sedikit posting ulang


Finlandia merupakan negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia selama dekade terakhir. Negara Skandinavia ini selalu berada di peringkat teratas berdasarkan penilaian siswa usia 15 tahun dalam kemampuan membaca, matematika dan ilmu pengetahuan.

Penilaian dilakukan Program for International Student Assessment, PISA (Program for International Student Assessment) yang merupakan bagian dari Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic Co-operation and Development).

Kepala Departemen Pendidikan Guru di Universitas Helsinki, Profesor Jari Lavonen menjelaskan salah satu alasan kehebatan Finlandia. “Kami memutuskan semua guru harus memiliki gelar master. Ini menempatkan kedudukan profesi mengajar sama dengan profesi di bidang hukum dan kedokteran,” katanya, seperti dikutip dari Independent, Kamis (26/5/2011).

Bahkan data menunjukkan kaum muda mulai berbondong-bondong memasuki profesi ini lantaran prestisenya. Agar bisa kuliah pendidikan, tes yang harus dilalui tidak mudah. Para calon mahasiswa akan diberi buku untuk dibaca. Kemudian mereka ditanya pemahaman tentang buku itu. Sebanyak 300 orang terbaik akan diwawancarai hingga menyisakan 120 orang yang diterima menjadi mahasiswa.

“Kami ingin mengetahui apakah seseorang cocok untuk mengajar. Tahun lalu, tes masuk program pendidikan dasar lebih sulit dibandingkan masuk sekolah kedokteran. Kompetisinya lebih berat,” jelas Lavonen.

Selain itu, biaya pendidikan di negara Eropa Utara ini, gratis. Kata Lavonen, adalah tindakan illegal membebankan biaya dalam sistem pendidikan. Bahkan sekolah swasta pun menerima dana dari pemerintah.

Para siswa di Finlandia tidak mengenakan seragam. Bahkan kepala sekolah mengenakan celana jeans dan kemeja berleher terbuka di sekolah. Kepala sekolah Taivallahti di Helsinki (sekolah mulai usia tujuh hingga 16 tahun), Hannu Kosonen menyatakan, siswanya sama seperti siswa di Finlandia lainnya, tidak mengenakan seragam.

Selain itu, para guru tidak diberikan target. Mereka tidak takut akan adanya inspeksi atau penilaian sekolah dalam ujian nasional. “Mereka adalah para akademisi dan terlatih, jadi kami mempercayai mereka. Ini adalah hal yang penting, mereka tidak perlu pemeriksaan. Kami juga tidak memiliki sistem ujian nasional. Para guru dipercaya untuk menilai murid mereka sendiri,” jelas Kosonen.

Jumlah siswa di kelas terbatas hanya 20 orang pada dua tahun pertama sekolah serta pada tahun keenam dan ketujuh (usia 12 dan 13 tahun). Jika ada siswa yang tertinggal, guru kedua dapat dikirim untuk membantu siswa mengejar ketinggalan.

Meski sewaktu-waktu kepala sekolah bisa berkunjung ke kelas untuk memeriksa standar guru, ini tidak menjadi kekhawatiran. Hubungan yang terjalin antara staf guru dan kepsek seperti pelatih dan murid. Kosonen meminta setiap guru untuk memberikan sebuah ide untuk mengembangkan teknik pengajaran. Dengan begini, dia tidak melihat dirinya sebagai jaksa pengadilan.

KUNCI SUKSES SISTEM PENDIDIKAN FINLANDIA
– Semua guru harus memiliki gelar master sebelum mulai mengajar
– Wajib sekolah dimulai usia tujuh tahun dan untuk usia dini, TK bermain yang berbasis sukarela
– Tidak ada ujian nasional, inspeksi atau pemeringkatan sekolah. Pemerintah menilai performa para siswa dengan mengambil sampel 8-10 persen dari pekerjaan mereka
– Murid melanjutkan sekolah ke akademik atau kejuruan pada usia 16 tahun setelah sembilan tahun wajib belajar
– Tidak ada biaya kuliah universitas untuk siswa asal Finlandia atau Uni Eropa. Siswa dari luar UE bisa kuliah gratis, namun hanya di beberapa universitas
(rfa)

lanjut sekolah ke Finland yuk~

gapapa kak, makasih ya 😀

raulray
raulray menulis on Jun 11, ’11
TFS…jadi pengen sekolahin anak disana…
 

 

 

 

Dilihat 47 kali oleh 18 orang, terkini on Aug 22, ’11

Iklan

Tanggapi dong:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s